Ummu Nidhal Farhat (Ibu dari As Syahid Muhammad, Nidhal, dan Rhawad). (Bagian 1)

16 02 2012

Gambar

“Wahai anakku, engkau terlahir dari rahimku, hal yang paling termahal yang aku miliki. Bukan hal yang mudah bagi seorang ibu mengorbankan hal yang paling mahal dalam hidupnya, tetapi tidak ada yang lebih mahal dari kemulian Islam, Al Aqsha dan juga Palestina…”

Contoh yang begitu indah dalam pengorbanan dan perjuangan. Bagaikan gunung yang tinggi menjulang, yang butuh ketelitian serta kesungguhan untuk mencapai puncaknya. Simbol keteguhan dalam menghadapi kezhaliman serta penindasan penjajah. Keseimbangan antara cinta, kasih sayang, bimbingan, tarbiyah, keimanan dan tingginya akhlaq serta pemahaman yang menyeluruh terhadap Islam sebagai agama, undang-undang, serta sumber solusi bagi kehidupan. Ummu Nidhal Farhat, seorang yang telah mengantarkan suami, saudara serta anak-anaknya menuju ridha Allah dan Rasul serta wanginya Surga Firdaus.

Banyak orang yang mungkin tidak akan mengerti dengan perjuangan beliau. Terutama mereka yang telah menjadikan diri hanya sebagai hamba dunia serta syahwat. Menjadikan dunia sebagai tempat bermain serta berfoya-foya untuk mengejar kenikmatan belaka. Mereka yang merasa cukup ketika telah mendapat ridha serta pujian dari sesama makhluk walau hal tersebut justru telah menghalalkan murka Allah ke atasnya. Ridha dengan aturan manusia yang dibuat dari hasil coba-coba, penelitian-penelitian kemudian menuju ketidakpastian. Mereka yang memberikan wala dan barra’ kepada makhluk bukan kepada Allah yang menciptakan. Sehingga cahaya al haq tidak sampai ke dalam hidup mereka. Hingga nurani pun sudah tidak mampu lagi untuk membedakan antara haq, batil, halal, haram serta syubhat.

Ummu Nidhal, seorang Istri juga ibu bagi anak-anaknya serta salah satu anggota parlemen Palestina dari fraksi Hamas. “Khansa’ Palestina” julukan yang diberikan umat Islam Palestina kepada beliau. Beliau yang hidup serta menghirup udara negeri yang Allah berkahi yaitu Palestina. Beliau yang telah merasakan kepahitan hidup di bawah kaki penjajah teroris Israel. Dalam darahnya telah mengalir makna jihad serta kecintaan kepada Islam, di jiwanya telah terpatri makna kemulian serta kehormatan yang hanya bisa didapat ketika kita telah menjadikan Islam sebagai tujuan utama hidup.

 Ibu yang sungguh mempunyai ketajaman hati serta ketinggian akhlaqlah yang akan mampu menguatkan langkah kaki anak-anaknya untuk menyongsong Rabbnya. Sejarah mencatat ucapan beliau yang akan kekal abadi ketika akan melepas Muhammad untuk melakukan operasi militer ke kamp pemukiman zionis “Atsimona”.

“Wahai anakku, engkau terlahir dari rahimku, hal yang paling termahal yang aku miliki, dan bukan hal yang mudah bagi seorang ibu untuk mengorbankan hal yang paling mahal dalam hidupnya,tetapi tidak ada yang lebih mahal dari mempertahankan kemuliaan Islam, Al Aqsa dan juga Palestina. Aku menghibahkan dirimu untuk menuju kehidupan yang lebih utama di surga bersama para nabi, rasul, shiddiqin, dan para syuhada. Berangkatlah dengan keridhaan Allah, aku merelakan kepergianmu. Ingatlah bagaimana teroris Israel membunuh dengan kejam bayi-bayi Palestina, Muhammad Durra, Iman Haju’ serta anak-anak lainnya. Buktikan kesetiaanmu kepada negeri tercinta Palestina. Serang dan hancurkanlah Zionis Israel!”

Dengan wasiat dan doa dari Ummu Nidhal, Muhammad berangkat untuk menyongsong syahidnya. Ummu Nidhal juga mempunyai peran yang besar ketika terjadi intifadhah pertama. Beliau telah melakukan tarbiyah serta memberikan kesadaran kepada wanita Palestina untuk tidak segan mengorbankan segala yang paling mereka cintai dalam hidup ini. Beliaulah yang menyediakan rumahnya untuk menjadi tempat yang aman bagi komandan tinggi Hamas Imad Aqil ketika tentara teroris Israel beserta mata-matanya berusaha menangkap serta membunuhnya. Ummu Nidhal juga merupakan  saksi bagaimana As Syahid Imad Aqil menghadapi tentara Zionis hingga syahid memenuhi kewajiban membela Palestina serta Masjid Al Aqsa.

Ummu Nidhal telah meng”hibah”kan ketiga putranya (Muhammad, Nidhal, dan Rhawad) untuk perjuangan membela kemuliaan Masjid Al Aqsa. Beliau juga terus memberikan nasihat agar sabar dalam menjalani ketentuan Allah kepada putra keempatnya yang sekarang mendekam di penjara Zionis Israel. Beliaulah pemilik kata-kata mutiara sebagai ungkapan kecintaannya kepada Allah ketika akan melepas anaknya yang pertama kali syahid , ”Aku malu kepada Allah karena hari ini hanya mampu memberikan satu syahid saja, andaikan aku mempunyai seratus putra niscaya akan aku persembahkan mereka semua untuk menjadi syuhada”.    

Khansa-khansa Palestina telah membuktikan cinta mereka kepada Allah dan Rasul dengan amal serta perbuatan yang nyata. Mereka telah menjadi simbol perlawanan, kesabaran, perjuangan serta pengorbanan dan pembelaan terhadap Islam dan juga masjid Al Aqsa. Sekarang pertanyaannya, apalagi yang ditunggu muslimah, istri, serta para ibu bahkan kaum muslimin yang berada di seluruh dunia untuk membuktikan rangkaian, lantunan, senandung cinta yang akan kita ucapkan di padang masyhar di hadapan Allah dan rasulnya kelak. Apakah masih ada kesempatan buat kita untuk diam termenung, bermalasan, atau berkata kita jauh terpisahkan jarak serta waktu. Hasbiyallah wa ni’mal 

sumber : http://www.eramuslim.com

Iklan




Memohon Kepada Allah Agar Mati Syahid

5 01 2012

Islam merupakan ajaran yang tidak saja mengatur  urusan kehidupan manusia di dalam kehidupannya di dunia. Islam mengatur kehidupan seseorang hingga persiapannya menuju alam berikutnya, yaitu Akhirat. Bahkan Islam menganjurkan setiap Muslim agar mengupayakan bentuk kematian yang paling mulia, yaitu mati syahid.  Mati syahid secara umum berarti mati dalam perjuangan menegakkan agama Allah sebagai akibat pembunuhan oleh fihak musuh, yaitu kaum kuffar di medan perang.

 

Namun selain itu, Nabi shollallahu ’alaih wa sallam juga menyebutkan beberapa bentuk kematian yang bisa mengantarkan seseorang kepada derajat mati sebagai syuhada. Misalnya orang yang meninggal karena tenggelam atau saat sedang mempertahankan hartanya yang dirampas para perampok atau mati karena terkena wabah atau seorang wanita yang sedang berjuang melahirkan bayinya.

 

Di antara kisah menarik soal mati syahid ialah pengalaman Umar bin Khattab radhiyallahu ’anhu. Ketika Khalifah Umar radhiyallahu ’anhu sedang wukuf di Arafah ia membaca doa sebagai berikut:

                 اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ شَهَادَةً فِي سَبِيلِكَ وَوَفَاةً بِبَلَدِ رَسُولِكَ

 

 “Ya Allah aku mohon mati syahid di jalanMu dan wafat di negeri RasulMu (Madinah)” (HR Malik 878)

 

Sepulangnya beliau dari menunaikan ibadah Haji beliau menceritakan soal doanya kepada salah seorang sahabat di Madinah. Maka sahabat tersebut berkomentar: “Wahai Khalifah, jika engkau berharap mati syahid maka tidak mungkin di sini. Pergilah keluar untuk berjihad, niscaya engkau bakal menemuinya.”

 

Dengan ringan Umar radhiyallahu ’anhu menjawab: ”Aku telah mengajukannya kepada Allah. Terserah Allah.”

 

Keesokan paginya, saat Umar radhiyallahu ’anhu  mengimami sholat Subuh di masjid, tiba-tiba dalam kegelapan waktu pagi itu seorang pengkhianat Majusi bernama Abu Lu’lu’ah menghunuskan kerisnya ke tubuh mulia sang Khalifah yang menyebabkan beliau mendapat tiga tusukan dalam dan tubuhnyapun rubuh di samping mihrab. Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ’anhu segera menggantikan posisi Imam sholat melanjutkan hingga selesai sambil menangis sesunggukan mengkhawatirkan nasib Umar radhiyallahu ’anhu.

 

Maka tidak lama sesudah itu Umarpun menghembuskan nafas terakhir. Beliau syahid di jalan Allah. Beliau wafat dalam keadaan sedang  memimpin sholat kaum Muslimin. Subhanallah…!!!

 

Berdasarkan riwayat ini, kita dapat menyimpulkan bahwa mengharapkan mati syahid di jalan Allah merupakan suatu perbuatan yang dianjurkan dalam Islam. Bahkan ia merupakan kejadian yang dinanti-nantikan sehingga dituangkan dalam bentuk doa oleh para pendahulu kita.

Asy-Syahid Abdul Aziz Ar-Rantisi, misalnya. Ia merupakan salah seorang pemimpin Hamas di Gaza, Palestina. Hanya beberapa waktu sebelum beliau wafat dalam sebuah wawancara beliau berkata: ”Setiap orang pasti menemui kematian. Kematian bisa datang dalam aneka bentuk. Andai aku boleh memilih, aku berharap mati syahid di jalan Allah dalam bentuk dirudal oleh helikopter Apache pasukan Yahudi Zionis Israel.” Beberapa waktu kemudian beliau benar-benar dirudal pasukan Zionis oleh helikopter Apache sebagaimana yang ia sendiri cita-citakan. Abdul Aziz Rantisi menemui mati syahid di jalan Allah. Subhanallah..!!

 

Saudaraku, marilah kita tanamkan dalam diri kerinduan untuk mati syahid di jalan Allah. Sebab itu merupakan bentuk kematian yang paling mulia. Marilah kita awali dengan membiasakan diri sering-sering berdoa kepada Allah untuk meraih mati syahid di jalanNya. Setiap orang pasti mengalami kematian. Marilah kita memohon kepada Allah agar ruh kita dijemput burung-burung surga dalam bentuk terbaik yaitu mati syahid di jalan Allah.

Memang kita hidup di negeri dimana perang tidak sedang berkecamuk. Sementara itu, kemungkinannya sangat tipis untuk bisa bergabung dengan Mujahidin di Afghanistan, Irak atau Palestina misalnya. Maka menghadapi keadaan seperti ini kita harus optimis bahwa rezeki mati syahid tetap terbuka. Sebab Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bersabda:

 

مَنْ سَأَلَ اللَّهَ الشَّهَادَةَ بِصِدْقٍ بَلَّغَهُ اللَّهُ مَنَازِلَ الشُّهَدَاءِ وَإِنْ مَاتَ عَلَى فِرَاشِهِ

“Barangsiapa memohon dengan jujur kepada Allah agar  mati syahid, maka Allah akan sampaikan ia kepada kedudukan para syuhada walaupun ia mati di atas ranjangnya.” (HR Muslim 3532)

sumber : eramuslim.com ust Ihsan Tandjung





10 Makanan Mengandung Asam Folat Tinggi

12 09 2011
 

Asam  folat. Barangkali kata itu sudah sering anda dengar. Ya, asam folat adalah salah satu jenis vitamin B

yang diperlukan oleh tubuh untuk pembentukan sel-sel baru. Dalam tubuh kita, asam folat yang telah dikonsumsi akan disimpan di hati sebagai cadangan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tubuh orang dewasa membutuhkan 400 mikrogram asam folat setiap harinya. Sedangkan pada wanita hamil asupan asam folat yang diperlukan sebanyak 800 mikrogram/hari. Jangan anggap sepele, jika tubuh kekurangan asam folat bisa mengakibatkan terjadinya cacat bawaan pada bayi. Seperti cacat tabung syaraf dan keabnormalan otak serta sum-sum tulang belakang. asam folat relatif mudah didapat lantaran tersedia dalam sayuran hijau dan buah-buah. Seperti:

  • Brokoli

Sayur yang masih satu ini masih tergolong satu family dengan kubisan-kubisan yang berkhasiat mampu mempercepat proses penyembuhan bagi mereka yang baru saja menderita sakit berat. Selain itu, brokoli juga disinyalir dapat mencegah dan menghambat berkembangnya sel kanker yang menjadi momok bagi banyak orang.

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacangan sudah sejak lama diketahui sumber protein juga serat yang kaya akan gizi seperti halnya mineral. Vitamin B, karbohidrat komplek. Umumnya, kacang-kacangan mengandung 8-17% protein, 100 g zat besi dan 100 g kalsium.

  • Bayam

Dalam dua ikat bayam terdapat asam folat kurang dari 200 mikrogram.

  • Telur

Asam folat yang terdapat pada telur terletak di putih telur. Pada telur bebek kandungan asam folat sebesar  14,85 mcg/l00g tidak berbeda jauh dengan putih telur ayam yang mencapai 14,67 mcg/l00g.

  • Alpukat

Hingga kini, alpukat dipercaya dapat dikonsumsi sebagai penangkal gejala flu.Kandungan vitamin E-nya mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi, sedangkan vitamin B-nya membantu produksi antibodi secara alami. Kandungan omega-6, asam lemak esensial dalam alpukat, juga bermanfaat untuk meredakan radang. Beberapa penelitian membuktikan buah ini mampu meningkatkan sistem imun.

  • Gandum dan Susu

Dua jenis panganan ini juga memiliki asam folat yang cukup tinggi. Sejak tahun 1996 Food and Drug Administration (FDA) telah mengeluarkan peraturan yang mengharuskan penambahan asam folat pada roti, sereal, tepung, makanan yang terbuat dari jagung, pasta, beras dan produk biji-bijian lain.

  • Jeruk

Selain dikenal sebagai sumber vitamin C, buah bundar satu ini juga merupakan sumber asam folat yang potensial. Bahkan dari satu buah jeruk 20% kebutuhan folat sehari-hari dapat terpenuhi. Tak cukup sampai disitu jeruk mampu meningkatkan kadar folat dan kadar racun dalam pembuluh darah pun menurun.

  • Stroberi

Meski mahal, buah yang dijadikan lambang cinta pada zaman Yunani kuno ini cukup diminati masyarakat. Delapan buah stroberi atau 1 gelas potongan stroberi hanya mengandung 50 kalori dan tidak mengandung kolesterol atau asam lemak jenuh. Ini setara dengan 7,5 persen kebutuhan asam folat harian untuk ibu hamil. Tak heran jika stroberi menjadi alternative camilan ataupun pelengkap makanan yang sehat

  • Hati sapi

Selain mengandung asam folat hati sapi juga mengandung vitamin A yang cukup tinggi. Sayangnya, mereka yang sedang mengandung tidak diajurkan mengkonsumsi hati sapi karena dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan. Namun tak perlu khawatir, mereka yang mengkonsumsi hati sapi dapat menggantinya dengan dengan minum susu.

  • Pisang

Dengan mengkonsumsi 1,5-2 pisang setiap hari, maka kebutuhan asam folat dapat               terpenuhi. Pasalnya dua buah pisang setara dengan 58 mikrogram folat yang dengan           kata lain hanya memenuhi sepertiga kebutuhan folat tubuh.

sumber : http://izoel04.multiply.com/journal/item/21/10_Makanan_Mengandung_Asam_Folat_Tinggi

 





Mujahidin, Mujtahidin dan Khilafah Islamiyah

10 07 2011

Daulah al-Khilafah Sabil al-Kholash

Sebuah Catatan FB Nuim Hidayat

Yang menyerukan pentingnya Khilafah Islamiyah pertama kali dalam bentuk organisasi adalah Imam Hasan al Banna. Sayang ia syahid dalam usia muda 43 tahun (1906-1949). Sayid Qutb meski bukan sebagai Ketua Ikhwan, tapi dia lah yang mensyarah secara detil garis perjuangan Ikhwanul Muslimin. Ia syahid pula (1966). Hingga Taqiyuddin Nabhani melanjutkannya dengan Gerakan Hizbut Tahrir yang menggoncang dunia. Meski demikian kita mesti mengangkat hormat tinggi-tinggi terhadap gerakan jihad yang dirintis Abdullah Azzam di Afghan dan Syekh Ahmad Yasin di Palestina. Dan gerakan jihad menegakkan Islam, memang tidak bisa melepaskan diri dari gerakan fisik, pemikiran dan dana. Gerakan jihad itu juga dirintis di Chechnya, Bosnia, Moro, Pattani, Indonesia dan negeri-negeri Islam lainnya…

Yang menarik kenapa Gerakan Hizbut Tahrir tidak dikenal atau kurang dikenal di dunia Islam? Ya karena gerakan ini dianggap membahayakan para penguasa. Baik para penguasa di negeri-negeri Islam maupun penguasa-penguasa Barat. Buku-buku Nabhani dilarang di Timur Tengah ketika gerakan ini aktif tahun 50-an dan seterusnya. Para aktivis-aktivisnya harus sembunyi-sembnyi mengedarkan buku-buku Nabhani. Bila buku Sayid Qutb oleh intelektual-intelektual Barat diserang habis isi dan karakter pribadinya, maka buku-buku Nabhani sama sekali tidak dianggap atau diangkat oleh para orientalis ini. Karena mereka tahu, bila buku-buku Taqiyudin diangkat, maka orang-orang akan penasaran dan ingin membacanya. Buku-buku karyanya -sebagaimana buku Sayid Qutb, Hasan Al Banna dan Abul A’la al Maududi– mempunyai pijakan dalil dan argumentasi yang kuat. Dan kelebihan Taqiyudin adalah pemkiran politik Islamnya yang kuat. Ia menguasai betul pemikiran-pemikiran politik Barat dan aksi-aksinya dan menguasai pemikiran politik Islam sejak Rasulullah saw merintis dakwahnya pertama kali di Mekkah hingga mendirikan daulah Islamiyah di Madinah sampai berdirinya Khilafah Utsmaniyah dan kehancurannya. Kelebihan lainnya, adalah kitab-kitabnya memuat panduan yang mudah dan menyeluruh bagi para aktivis Islam untuk mengkaji dan meyakini bahwa Islam lah satu-satunya ideologi yang layak untuk memimpin dunia. Islam lah satu-satunya agama/ideologi yang layak untuk memimpin umat manusia. Selain Islam adalah ideologi semu dan penuh dengan kelemahan. karena Islam adalah agama para Nabi dan agama wahyu. Selain Islam, hanyalah agama buatan manusia. Dan Rasulullah saw sebagai Nabi terakhir telah membuktikan kemukjizatan Al Qur’an ini sepanjang hidupnya. Wallaahu aliimun hakiim

ddii, cipayung, 4 juli 2011

link : http://www.facebook.com/notes/nuim-hidayat/mujahidin-mujtahidin-dan-khilafah-islamiyah/10150357241324992





Tidak Pernah Terlambat untuk Meraih Sukses

8 07 2011

“Maka apabila telah seleseai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”
(QS. Alam Nasyrah : 7 – 8 )

Sukses Harus Segera Diraih

Berapa usia anda sekarang? Bisa saya pastikan belum ada yang mencapai delapan puluh tahun saat membaca tulisan saya ini. Apakah anda telah menjadi orang yang sukses pada usia anda sekarang? Jika anda merasa belum sukses, jangan khawatir dan jangan pernah berputus asa. Ternyata sukses bukan masalah usia. Dia bias datang pada usia muda atau usia tua.

toyo-shibata

toyo-shibata

Toyo Shibata jelas tidak lagi muda. Pada usianya yang hamper 100 tahun, perempuan Jepang itu memunculkan buku kumpulan puisi, dan baru pertama kali itu pula ia menerbitkan buku. Tidak dinyana, buku berjudul Don’t Be Frustated tersebut laris manis. Sampai dengan Desember 2010 kemarin, telah menembus angka penjualan 1.500.000 eksemplar. Sangat fantastis. Sementara di Jepang, buku puisi disebut sukses jika sudah mancapai 10.000 eksemplar.

Buku perdana Toyo Shibata berhasil masuk The 10 Best Seller 2010versi Touhan, penerbit buku terbesar di Jepang. Uniknya, ia baru mulai menulis saat usia 92 tahun.Luar biasa, benar-benar nenek yang produktif. Usia tidak menghalanginya berkarya dan bekerja meraih sukses. Padahal kita lihat banyak orang tua di sekitar kita yang sudah tidak berpikir lagi untuk menghasilkan karya besar. Bahkan banyak juga anak muda yang tidak memiliki keinginan kuat untuk sukses dan memilki karya monumental.

Toyo Shibata menjadi contoh bahwa kesuksesan bisa diraih pada usia berapapun.ia menjadi ikon bahwa menulis bisa dilakukan kapan saja, pada usia berapa saja. Ia membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk berkarya dan berprestasi gemilang. Benar-benar pesan kuat, bahwa tidak terlambat untuk meraih sukses dan terkenal. Kita semua belum pernah mendengar nama Toyo Shibata sebelulm ini. Justru kita mengenal namanya saat ia berusia 99 tahun dan bersiap menyambut usia genap 100 tahun.

Mbah Surip Tak Muda Lagi

Kita juga ingat musisi fenomenal Urip Ariyanto yang lebih terkenal denga nama Mbah Surip. Lagu Tak Gendong melejitkan namanya, dan sampai menjadi berita yang menghangatkan dunia hiburan Indonesia. Ia lahir tahun 1949, setelah mengalami berbagai jenis pekerjaan, tahun 1979 mulai hijrah ke Jakarta. Mbah Surip sebenarnya sudah banyak melahirkan album, seperti “Ijo Royo-royo” (1997), “Indonesia” (1998), “Reformasi” (1998), “Tak Gendong” (2003) dan “Barang Baru” (2004). Album ini bukan dirilis perusahaan music, tapi direkam dan diedarkan sendiri. Distribusinya bukan dari Disc Tara atau toko musik terkenal lain, tapi melaui warung dan toilet umum di seputar Blok M dan Ancol. Baru pada April 2009, perusahaan rekaman Falcon memilih 10 lagu Mbah Surip, termasuk “Tak Gendong” dan “Bangun Tidur”, lalu melemparnya ke pasar, dan ternyata langsung meledak. Usianya sudah 60 tahun saat menjadi popular dan sukses. Ia menjadi selebritis mendadak, diundang di berbagai kegiatan dan forum. Diwawancara berbagai stasiun televise, radio, majalah dan koran. Lagunya dinyanyikan sejak anak kecil sampai orang tua. Ucapan “I Love You Full” menjadi bahasa yang ditirukan banyak kalangan.

Walaupun hanya sebentar menikmati masa sukse, namun ada pesan yang kuat tertangkap oleh kita, bahwa sukses tidak mengenal usia. Mbah Surip sudah tua saat terkenal. Ia tidak terkenal saati berusia 20 atau 30 tahun. Lagu Tak Gendong yang sudah dirilis pada tahun 2003, baru meledak setelah dirilis ulang pada tahun 2009. Konon, ia berhak mendapatkan royalty 4,5 Milyar Rupiah dari album Tak Gendong yang dirilis tahun 2009. Jelas uang yang tak pernah dibayangkan Mbah Surip sepanjang hidupnya. Ternyata sukses tidak mengenal usia.

Kolonel Sanders ; Kakek Tua yang Pantang Menyerah

Kita juga mengenal Kolonel Harland Sanders, pendiri Kentucky Fried Chicken. Sanders lahir di tahun 1890. Ia telah melakukan banyak pekerjaan sebelum menjadi sukses denga KFC-nya. Pernah menjadi tukang parker pada usia 15 tahun di New Albany, kemudian usia 16 tahun menjadi tentara yang dikirm selama 6 bulan di Kuba. Setelah itu ia menjadi petugas pemadan kebakaran, pegawai asuransi, operator kapal fer, penjual ban, dan operator bengkel. Sanders sampai belajar ilmu hukum melalui korespondensi dan mempraktikkannya dalam dunia pengadilan. Pada usia 40 tahun Kolonel mulai memasak untuk orang yang bepergian yang singgah di bengkelnya di Corbin.

Percaya diri dengan kualitas ayam goringnya, Kolonel membuka usaha waralaba yang dimulai tahun 1952, Ia pergi jauh menyebrangi Negara bagian dengan mobil dari satu restoran ke restoran lainnya, memasak sejumlah ayam untuk pemilik restoran dan karyawannya. Jika reaksi yang terlihat bagus,ia menawarkan perjanjian untuk mendapatkan pembayaran dari setiap ayam yang laku terjual. Inilah kegigihan Kolonel Sanders. Dia memulai suksesnya di usia 60 tahun, saat tidak memiliki uang sepeserpun kecuali dari tunjangan hari tuanya sebagai pensiunan tentara.

Dia memiliki keahlian dalam memasak, dia tawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Akhirnya restoran yang ke- 1.008 menerima resepnya tersebut, dan kini Kentucky Fried Chicken telah tersebar di lebih dari 80 negara di dunia. Ya, tak ada kata terlambat untuk menjadi sukses dan terkenal. Di usia 66 tahun memulai usaha besar, dan ternyata Sanders mendapatkan tempat di dunia makanan. KFC menjadi cita rasa makanan orang di berbagai Negara.

Bagi manusia yang religius, sukses adalah sebuah keinginan dan cita-cita terbesar dalan kehidupan. Kita ingin mendapatkan sukses di dunia dan sukses di akhirat. Kita ingin bahagia di dunia dan bahagia di akhirat. Jika hanya mengejar sukses dunia saja, kita akan merugi kelak di akhirat. Contoh-contoh yang saya tulis di atas tentu saja adalah sukses menurut ukuran dunia. Bagaimana orang-orang melakukan aktivitas kehidupan yang bisa membuatnya menjadi sukses dalam kehidupan. Bahkan pada usia yang sudah tua sekalipun, sukses bisa diraih.

Sukses Dunia Akhirat

Kita tidak memisahkan jalan antara sukses dunia dengan sukses akhirat, karena itu berada di jalan yang harus sama, agar tidak perlu menempuh dua jalan yang berbeda untuk bisa sukses pada keduanya. Allah telah memrintahkan manusia agar selalu bekerja keras, bekerja serius, dengan mengoptimalkan segenap potensi dan waktu yang dimiliki : “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap” (Alam Nasyrah : 7 – 8).

Allah menghendaki agar semua waktu kita produktif, tidak ada yang tersia-siakan. Bersambung antara satu kegiatan denga kegiatan berikutnya, antara satu usaha denga usaha berikutnya. Jangan membiarkan diri manja dna cengeng dengan meratapi kondisiyang tidak sesuai harapan, sampai menghabiskan waktu hanya untuk menangisi nasib yang belum berpihak kepada dirinya. Tidak mengenal usia, semua waktu harus bermanfaat dan teroptimalkan untuk membuat karya. Namun di semua usaha kita ujungnya adalah harapan besar kepada Tuhan.

Inilah jalan sukses itu. Kesungguhan, kegigihan, dan keeriusan dalam perjuangan untuk melakukan aktivitas terbaik pada setiap waktu yangkita lewati. Tikda mudah mengeluh, tidak mudah kecewa, tidak berputus asa dari kebaikan. Jika di masa muda belum merasa menemukan kesuksesan, bukan alas an untuk menutup lembar kehidupan dengan mengatakan “Sudah selsesai sejarahku. Tidak mungkin aku menjadi orang sukses”. Ini pikiran dan jiwa pesimistis yang harus dibuang.

Selama kita masih diberi waktum semua peluang dan kesempatan sukses selalu terbuka. Tinggal kita mengolah potensi dan mengambil kesempatan yang terbuka tersebut untuk meraih sukses. Kewajiban manusia hanyalah berusaha, melakukan yang terbaikm sembari terus berdoa. Allah yang akan memberikan kesuksesan bagi kita. Jangan pernah menyerah untuk mendapatkan suses. Sesaat sebelum meninggalnya pun, seorang bisa meraih sukses.

Sumber : Oase Edisi 17/2011 oleh : Cahyadi Takariawan





Puisi Rokok

6 07 2011

Hari ini ingin menulis tentang bahaya rokok namun gak punya bahan apa yang akan ditulis. berikut saya tampilkan puisi aja ya.. Puisi tentang rokok Pak Taufik Ismail

Tuhan Sembilan Senti
Karya: Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,
Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,
Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,
Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,
Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,
Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,
Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,
Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,
Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,
Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,
Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?
Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.
Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?
Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.

Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.
Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,
Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,
Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,
Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,
Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,
Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.





Menulislah!

1 07 2011

Bismillahirrohmanirrohim…

Sedang memulai menulis. Dari dulu pengen banget jadi penulis, tapi masalahnya hanya sekedar pengen.. Dari dulu pengen banget jadi blogger biar aktif menulis, tapi dari dulu cuma pengen. beuuh. ini malem2 jam 1, anak istri sudah pada tidur, dari tadi muter2 klik sana klik sini liat2 blog orang (istilahnya blog walking ye.. 🙂 ) yang udah pada terkenal gara2 rajin nulis. Hari sabtu lalu ikutan seminar semi workshopnya idblogilicious, dengan tujuan nambah semangat ngeblog, dan yang pastinya semangat menulis, dan lebih utama lagi semangat berdakwah, berdakwah lewat tulisan.

Alhamdulillah, pertemuan yang singkat itu (saya cuma hadir 1 hari, acara sebenarnya 2 hari) dapat tambahan semangat dari Mas Amril, Vavai dan pembicara2 lain. Eh pas di acara juga disebut-sebut nama Om Jay seorang guru yang juga blogger, punya semangat menulis yang hebat.

Akhirnya tulisan pertama ini (eh sebenarnya sudah beberapa kali nulis, tapi jarang dipublikasikan) semoga menjadi semangat untuk langkah-langkah berikutnya.

Salam