Mujahidin, Mujtahidin dan Khilafah Islamiyah

10 07 2011

Daulah al-Khilafah Sabil al-Kholash

Sebuah Catatan FB Nuim Hidayat

Yang menyerukan pentingnya Khilafah Islamiyah pertama kali dalam bentuk organisasi adalah Imam Hasan al Banna. Sayang ia syahid dalam usia muda 43 tahun (1906-1949). Sayid Qutb meski bukan sebagai Ketua Ikhwan, tapi dia lah yang mensyarah secara detil garis perjuangan Ikhwanul Muslimin. Ia syahid pula (1966). Hingga Taqiyuddin Nabhani melanjutkannya dengan Gerakan Hizbut Tahrir yang menggoncang dunia. Meski demikian kita mesti mengangkat hormat tinggi-tinggi terhadap gerakan jihad yang dirintis Abdullah Azzam di Afghan dan Syekh Ahmad Yasin di Palestina. Dan gerakan jihad menegakkan Islam, memang tidak bisa melepaskan diri dari gerakan fisik, pemikiran dan dana. Gerakan jihad itu juga dirintis di Chechnya, Bosnia, Moro, Pattani, Indonesia dan negeri-negeri Islam lainnya…

Yang menarik kenapa Gerakan Hizbut Tahrir tidak dikenal atau kurang dikenal di dunia Islam? Ya karena gerakan ini dianggap membahayakan para penguasa. Baik para penguasa di negeri-negeri Islam maupun penguasa-penguasa Barat. Buku-buku Nabhani dilarang di Timur Tengah ketika gerakan ini aktif tahun 50-an dan seterusnya. Para aktivis-aktivisnya harus sembunyi-sembnyi mengedarkan buku-buku Nabhani. Bila buku Sayid Qutb oleh intelektual-intelektual Barat diserang habis isi dan karakter pribadinya, maka buku-buku Nabhani sama sekali tidak dianggap atau diangkat oleh para orientalis ini. Karena mereka tahu, bila buku-buku Taqiyudin diangkat, maka orang-orang akan penasaran dan ingin membacanya. Buku-buku karyanya -sebagaimana buku Sayid Qutb, Hasan Al Banna dan Abul A’la al Maududi– mempunyai pijakan dalil dan argumentasi yang kuat. Dan kelebihan Taqiyudin adalah pemkiran politik Islamnya yang kuat. Ia menguasai betul pemikiran-pemikiran politik Barat dan aksi-aksinya dan menguasai pemikiran politik Islam sejak Rasulullah saw merintis dakwahnya pertama kali di Mekkah hingga mendirikan daulah Islamiyah di Madinah sampai berdirinya Khilafah Utsmaniyah dan kehancurannya. Kelebihan lainnya, adalah kitab-kitabnya memuat panduan yang mudah dan menyeluruh bagi para aktivis Islam untuk mengkaji dan meyakini bahwa Islam lah satu-satunya ideologi yang layak untuk memimpin dunia. Islam lah satu-satunya agama/ideologi yang layak untuk memimpin umat manusia. Selain Islam adalah ideologi semu dan penuh dengan kelemahan. karena Islam adalah agama para Nabi dan agama wahyu. Selain Islam, hanyalah agama buatan manusia. Dan Rasulullah saw sebagai Nabi terakhir telah membuktikan kemukjizatan Al Qur’an ini sepanjang hidupnya. Wallaahu aliimun hakiim

ddii, cipayung, 4 juli 2011

link : http://www.facebook.com/notes/nuim-hidayat/mujahidin-mujtahidin-dan-khilafah-islamiyah/10150357241324992